Sejarah mencatat bahwa Desa Keresik Bura adalah Lokasi Transmigrasi Umum Tahun 1983 dengan Jumlah 500 KK dan 2035 Jiwa yang terdiri dari Penduduk Lokal, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan DKI (Pulau Seribu ) secara Geografis terdiri dari daratan dan sebagian tanah rawa sehingga potensi tersebut menjadi tempat berladang dan bersawah sebagai mata pencaharian oleh sebagian besar warga Desa Keresik Bura yang hampir 98% berprofesi sebagai Petani/Pekebun, dan Kemudian Pada tahun 1988/1989 adanya program ( PIR-Bun ) yaitu Pola Plasma Kebun Kelapa Sawit oleh PTPN 13.
Sebelumnya Desa Keresik Bura ini bernama Payo Klato II ( UPT 2 ) atau SP 2 pemberian nama ini oleh Dinas Trasmigrasi dan memang tetangga Desa juga merupakan satu Kesatuan dari Program Transmigarsi Umum tersebut antara lain Sp 1, SP 3 dan ditutup dengan Transmigarsi Umum di wilayah SP 4.
Seiring perkembangan Zaman Desa Payo Klato II ( SP 2 ) berubah menjadi Desa Suatang Baru sampai denga tahun 2014 kemudian nama desa berubah lagi menjadi Desa Keresik Bura.
Demikian selanyang pandang atau sejarah singkat Desa Keresik Bura yang dapat kami sampaikan kepada para pegiat Medsos, semoga dapat bermanfaat untuk kita semua, terima kasih.